Karakteristik
 
SAAT memiliki komitmen agar pendidikan yang diberikan dapat menolong para calon hamba Tuhan untuk mencapai keseimbangan yang menyeluruh, yakni keseimbangan antara hidup kerohanian, akademik, pelayanan, dan kehidupan sehari-hari. Untuk itu kami berpegang pada falsafah pendidikan seperti yang tertera di bawah ini:

Dasar pendidikan teologi adalah pengetahuan tentang Alkitab yang mendalam dan menyeluruh. Di atas dasar Alkitab inilah dibangun konsep-konsep teologi dan integrasi-integrasi dengan pengetahuan umum lainnya.

Pendidikan teologi tersebut berorientasi untuk mempersiapkan hamba Tuhan yang mampu melayani Tuhan secara purnawaktu. Atas dasar ini para mahasiswa juga diharapkan dapat menjadi mahasiswa purnawaktu dan mengambil bagian dalam setiap kegiatan pendidikan yang telah disiapkan.

Pendidikan teologi tersebut juga diarahkan untuk menciptakan suatu suasana pendidikan yang dapat merangsang dan menanamkan jiwa pengabaran Injil dalam setiap diri calon hamba Tuhan.

Untuk menjadi hamba Tuhan yang seimbang, para calon hamba Tuhan bukan hanya dituntut untuk menunjukkan karya akademik yang memuaskan, tetapi juga dapat mewujudkan kehidupan yang kudus dan nyata, serta dapat menjadi teladan bagi banyak orang.

Di samping hidup kerohanian pribadi yang berlimpah, pendidikan teologi tersebut juga berlandaskan pada visi dan beban murni dari setiap calon hamba Tuhan, supaya ia dapat turut serta mengambil bagian secara aktif dalam pelayanan gereja dan misi.

SAAT mempunyai keyakinan bahwa kehidupan Kristen yang berbuah dengan berkelimpahan adalah perpaduan antara pengenalan yang benar akan Tuhan dan kehidupan yang berdisiplin (Gal. 5:22-23). Oleh karena itu, SAAT sangat memperhatikan pembinaan karakter dan kerohanian mahasiswa. Melalui persekutuan pribadi dengan Tuhan (saat teduh), kebaktian, doa, tutor, persekutuan kelas dan persekutuan asrama yang bersifat kekeluargaan integritas mahasiswa dibentuk. Dan melalui berbagai bentuk kegiatan seperti kerja bakti, membersihkan kamar mandi, membersihkan kelas, mengatur menu makanan dan belanja, mencuci piring, pelayanan Sekolah MInggu dan pelayanan akhir pekan tanggung jawab mahasiswa dipupuk dan dikembangkan sehingga kelak dapat menjadi seorang pemimpin gereja yang meiliki jiwa pelayanan.

Pada setiap pembukaan dan pertengahan semester, SAAT mengadakan serangkaian kebaktian pemupukan rohani dan puasa. Pada saat seperti itulah para dewan dosen berserta seluruh staf dan mahasiswa datang merendahkan diri di hadapan Tuhan untuk memohon pimpinan dan rahmat-Nya agar semua dapat berjalan seturut dengan kehendak-Nya.